03
Sep
07

Waras atau gak waras niiih

Dapet kiriman email dari temen, semoga bermanfaat.. .. Semalem, nonton news dot com di Metrotv, mr guest nya sungguh membuat haru. Mr Guest yang bernama Pak Waras (lebih tepatnya kayaknya disebut Mbah), dengan penampilan yg lugu dan super polos didampingi istri dan seorang anaknya. Kenapa dia menjadi special guest star di acara tsb ? Karena dia ‘makhluk langka’ di jaman sekarang ini. Kalimat diatas bukan berkonotasi merendahkan tapi justru untuk menyanjung. Pokoknya two thumbs up deh. Cerita berawal dari pembagian ganti rugi dari PT Lapindo untuk korban lumpurnya. Ganti rugi untuk keluarganya ditetapkan Rp 285 juta. Pembayaran pertama kan baru 20%. Uang yang semestinya diterima hanya Rp 56 juta. Namun apa yang terjadi? Rekeningnya membengkak 429 juta , dia bingung. Uang dari mana ??? Nah, dia lalu melaporkan kepada pendampingnya, lalu sama pendampingnya diantarkan ke kantor Lapindo. Dalam acara news dot com itu ditanya, alasan apa yang mendasari Bapak Waras mengembalikan uang ratusan juta itu? Jawabnya dengan lugu dan dalam bahasa Jawa (karena dia tidak bisa bahasa Indonesia, si penanya juga pake dalam bahasa Jawa) : “Kulo wedi dosa pak, niku sanes hak kulo.” arti saya takut dosa, itu bukan hak saya Ogh..begitu mulianya jawabannya, mestinya ini direkam dah diedarkan kepada para koruptor di negara kita ya. Pak Waras yang notabene bukan orang sekolahan, bukan pejabat yang mengemban amanah rakyat, tapi dia lebih punya hati nurani daripada para pejabat di negara kita, yang hobi menggembungkan rekening pribadinya dari uang yang bukan haknya. Sebagai tanda terima kasih pihak Lapindo memberi reward menginap di hotel berbintang, tapi lagi-lagi ditolak oleh Pak Waras. Dengan alasan apa coba ? Dengan lugunya dia menjawab : “Kulo wedi kadhemen. (Saya takut kedinginan) Mangke yen ten mriko kulo ndak kemutan wedhus2 kulo” Kalo di sana nanti saya keingetan kambing 2x saya Ogh..nooo… .. sungguh ironis dengan anggota wakil rakyat yang terhormat, plesir ke mancanegara dengan alasan kunjungan kerja, dengan berombongan, pikniknya lebih banyak drpda kunjungan kerja, nginep di hotel kelas atas di daerah kunjungan wisata. Dan itu pake uang rakyat kan? Pak Waras, lemah teles, gusti Allah sing bales. Nggih Mungkin didunia ini imbalan untuk Pak Waras gak seberapa. “Hanya” rumah gratis 40/90 dari PT Lapindo atas kejujurannya itu. Tapi rumah akhirat jauh lebih besar dan mewah. Amin. “apa yg ada di depanmu dan apa yang ada di belakangmu adalah perkara kecil di banding apa yang ada dalam dirimu”


1 Response to “Waras atau gak waras niiih”


  1. 1 elindasari
    November 15, 2007 pukul 1:57 am

    Sahabatku Metta,

    Sungguh suatu kenyataan yang sangat menyentuh kalbu…Perbuatan seorang Waras memang sepatutnya dijadikan suri tauladan bagi semua orang yang waras tentunya!.

    Ditengah keegoisan diri, dengan mengatas namakan segala macam, manusia-manusia sering bertingkah & bertindak tidak waras…. Sekali lagi saya acungkan jempol buat Bapak Waras…

    Semoga kita semua bisa meneladani dlm sikap & perbuatan kita. Amien !!!

    Best Regard,

    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com

    Metta sayang….mana artikel & tulisannya yang lain ??? Kok belum terbit2 lagi hehehe…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: